Wednesday, September 15, 2010

KISS


KISS (Keep It Simple Stupid) . Maksudnya yaitu berusaha mencari solusi yang paling sederhana dimana orang bodoh sekalipun bisa mengerti atau mampu dengan mudah mengerjakannya. Kira-kira gitu deh artinya menurut versi-ku. Kenapa saya menulis ini mungkin karna saya sering melihat orang-orang yang suka melakukan sebaliknya, saya sebut aja anti Kiss (kayak nostradamus aja bilang antichrist he.he..). Orang yang suka melakukan sebaliknya mencari cara yang susah padahal hanya masalah yang mudah. Kalo bisa susah kenapa dibikin mudah?

Sebelum saya tau istilah kiss ini sebenarnya dari dulu saya memang suka mencari cara termudah dalam menyelesaikan masalah, terutama dalam programming, dunia kode-kodean yang bikin mumet kepala. (jadi kalo nanti anda punya anak jangan suruh jadi programmer ya) Dimana butuh algorithma yang bermacam-macam dalam menyelesaikan suatu masalah. Walaupun saya tau mungkin cara yang saya pakai bukan yg baik tapi yang penting bagi saya cara itu mudah. Kalo bisa menembus jalur shortcut kenapa mesti muter-muter?

Tapi banyak juga orang-orang yang anti kiss, seperti dalam sebuah meeting atau diskusi suka memberikan masukan yang hanya akan membuat sebuah masalah kecil menjadi makin besar. kadang saya lihat orang-orang seperti ini hanya ingin dilihat exist atau ini gw ada dan gw smart. Mungkin..... Atau berteriak sana sini karna ada hal yang mesti diselesaikan seolah-olah itu hal besar padahal kadang hanya problem yang bisa diselesaikan sambil menjentikan ibu jari. Tapi bukan berarti mereka salah, mungkin saja dengan bersuara itu membuat kita jadi exist seperti istriku bilang "roda yang berderik itu yang diminyaki" artinya yang berbunyi itu yang jadi perhatian. Jadi bisa terlihat banyak kerjaan dan terhindar dari PHK.

Ada cerita yang saya baca dimana tuh, dikaskus kayaknya. Ceritanya begini. Waktu NASA mengirimkan astronot ke luar angkasa, ternyata pulpen yang mereka gunakan tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Nah untuk memecahkan masalah tersebut mereka menghabiskan waktu yang banyak dan uang jutaan dolar. Mereka menciptakan pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan gravitasi nol. Tapi apa yang dilakukan oleh orang Rusia? Mereka menggunakan pensil ! Sederhana tapi menyelesaikan masalah. Saya ngk tau cerita ini benar atau tidak, tapi cerita ini bisa mengambarkan istilah Kiss tadi.

Tapi belum tentu sederhana itu mudah, kadang melihat kesederhanaam problem soving itu justru sulit ditemukan. Seperti sebuah permainan sulap, kalo udah tau rahasianya kita akan bilang "ah gitu doang ternyata". Ada sebuah kisah yang menceritakan bagaimana Columbus mengajarkan cara mendirikan telur tanpa memegangnya. Kisah ini biasa diceritakan untuk menggambarkan kemampuan Christopher Columbus. Berdasarkan cerita ini, sebuah monumen dibangun di Sant Antoni de Portmany.

Dalam ceritanya, suatu hari, Christopher Columbus menghadiri sebuah acara jamuan makan di mana ia akan mendapatkan penghargaan dari seorang Spanyol. Pada saat itulah, seseorang tiba-tiba melecehkan penemuan Dunia Baru oleh Columbus dengan mengatakan bahwa setiap orang pun dapat menemukan dunia itu. Menghadapi cercaan itu, Columbus kemudian menantang semua orang yang hadir dalam acara tersebut untuk membuat telur berdiri tanpa memegangnya. Banyak orang mencoba tantangan Columbus tersebut, namun gagal. Mereka kemudian berpendapat bahwa mustahil membuat telur berdiri tanpa memegangnya. Colombus kemudian mengambil sebuah telur, sedikit memecahkan bagian bawah telur itu, kemudian menaruhnya; telur itu pun berdiri tanpa dipegang olehnya. Columbus kemudian berkata bahwa hal tersebut adalah "hal paling sederhana di dunia. Setiap orang dapat melakukannya, setelah orang itu ditunjukan bagaimana caranya!" (http://id.wikipedia.org/wiki/Telur_Columbus)

So, bagi saya konsep sederhana ini tentu akan lebih mudah diserap oleh yang melihat, membaca, maupun yang mendengar. Karna otak kita sudah penuh dengan hal-hal yang memusingkan setiap hari. Jadi kenapa di bikin sulit?

Leia Mais…

Sunday, August 15, 2010

Phenomenon 11:11

Fenomena ini sudah aku alami lebih dari setahun yang lalu. Pada saat melihat jam atau angka baik digital atau bukan, dimana saja, di mobil, TV, Nomor meja makan, laptop atau handphone menunjukan angka 11:11 atau 4:44 atau 01:01, Kebetulankah? Saat berkerja ada keinginan melirik ke jam di pojok bawah laptop, eh ternyata 11:11, waktu masuk ke ruangan boss ngk sengaja melirik ke laptopnya ternyata jam menunjukan angka 4:44 waktu mau mati-in tv eh di receiver indovision 01:01. Dan semua ini terjadi dalamkeadaan tidak disengaja, kalau disengaja tidak akan pernah terjadi.

Awalnya hal ini aku pikir kebetulan belaka dan sempat aku ceritakan ke istriku waktu di mobil, "kok pas liat jam selalu menunjukan angka 11:11?" kataku, istriku hanya tersenyum saja dan bilang kalo jam segitu kamu lapar. Ya sudah mungkin ini kebetulan saja pikir ku, Tapi kok lama-lama makin sering dan sampai 3 kali se-hari aku melihat kejadian ini.

Kalau hal ini hanya terjadi sekali-sekali saja, ini bisa dikatakan kebetulan, tapi kalo sudah 3 kali dalam sehari dan hampir selalu tiap hari, ini membuatku jadi bertanya-tanya. Penasaran aku mulai coba cari di Internet dengan kata kunci "phenomenon 11:11", Woooow..., aku terkaget dan tidak menyangka sama sekali, ternyata aku tidak sendirian. Ratusan web site dan link membahas masalah ini, bahkan sudah ada yang memposting di kaskus segala. Serasa tidak percaya aku mulai membaca-baca artikel yang berhubungan dengan fenomena ini. Menakjubkan, ratusan dan bahkan mungkin ribuan orang juga mengalami hal yang sama, malah sudah ada yang membuat groupnya dan mencetak kaos segala. Dan semua ini mengarah pada hubungan dengan "Kesadaran, Angel dan Spirit" http://www.1111angels.com/

Berikut aku simpul kan beberapa artikel yang berhubungan dengan fenomena ini yang aku ambil dari internet.

Merupakan pesan dari Guardian Angel (Destiny Guardians, Cherubim )

Jika Anda kalikan 1111 dengan 1111 Anda mendapatkan 1234321, mewakili sebuah nomor piramida, dan nomor 11 adalah angka suci piramida dengan proporsi piramida besar yang dari rasio 7:11. dan juga sejumlah bilangan harmonis dengan Pi.

Merupakan spiral kembar untai DNA manusia yang pindah ke frekuensi kesadaran yang lebih tinggi. Sebuah era baru "Spiritual Uplift" telah dimulai di planet kita. Sekarang ada jutaan makhluk Surgawi disini, yang semuanya telah dilatih untuk membantu terutama dengan mengubah arah planet ini. Roh ini sekarang telah siap untuk membantu siapa pun yang akan meminta bantuan mereka. Selamat Datang dan menjadi seorang 11'er makhluk-makhluk surgawi.

Fenomena ini merupakan realitas fisik kesadaran, DNA Manusia, memori genetik kita, dikodekan oleh mereka untuk membangunkan pikiran menuju perubahan dan evolusi kesadaran yang lebih tinggi.

Hal ini juga dapat dilihat sebagai kunci untuk membuka pikiran bawah sadar, genetik kita disandikan, bahwa kita adalah roh yang memiliki pengalaman fisik, bukan makhluk fisik.

Memulai pengalaman evolusi spiritual.
Secara umum adalah kebangkitan untuk hal-hal yang Anda tidak tahu, dan perlu tahu. Beberapa orang dipilih untuk mengubah kekacauan, dan itu terjadi pada orang pada waktu tertentu, dimulai dengan Anda. Ambil tanggung jawab itu.

Kenapa 11 dan 4? Karna berhubugan dengan Urantia book papper 114.

Nah jika kita mengambil kesempatan penampakan acak dari setiap urutan nomor, makhluk-makhluk surgawi mampu menempatkan sebuah pikiran ke dalam pikiran Anda, sama seperti salah satu dari Anda sendiri, Kadang-kadang mereka membuat nomor pada perangkat elektronik, sebagian besar waktu mereka hanya mengarahkan Anda ke sesuatu yang ada, jika jam, akan berubah sebelum Anda menyadarinya, mereka bisa melakukan itu, karena mereka memiliki afinitas untuk perangkat listrik.

Melihat 11:11 adalah pesan untuk mengingatkan peristiwa global yang akan memindahkan kesadaran manusia dari ketiga menjadi keempat densitas yang bisa sangat baik. Sebuah portal ke kerapatan yang lebih tinggi akan dibuka.

Saya percaya bahwa orang yang memiliki kontak yang konstan dengan fenomena 1111 memiliki beberapa jenis misi positif untuk menyelesaikan. Hal ini masih merupakan misteri bagi saya apa yang harus kita lakukan atau mengapa kita semua dikumpulkan dan dihubungkan bersama-sama, tapi sangat nyata dan nyata, saya merasa bahwa itu adalah sangat positif, hampir seperti ada entitas yang mengirimkan tanda-tanda fisik dan visual dari alam semesta pada saya, aku rasa kita akan menemukan arti sebenarnya di balik fenomena membingungkan ini.

Ok, itulah beberapa kutipan dari internet yang tentu saja banyak sekali yang lainnya. Bisakah dipercaya? Entahlah, tapi saya pribadi sampai saat ini belum bisa mempercayai fenomena ini seperti dijelaskan diatas, sama seperti saya tidak percaya kiamat akan terjadi pada tahun 2012.

Leia Mais…

Sunday, July 18, 2010

Mata ketiga (Ajna)

Apaan tuh, begitu kan pertanyaanya? “Jika matamu tunggal, seluruh tubuhmu akan penuh cahaya. Mata ketiga adalah mata sejati diri kita.” Itulah mata ketiga menurut Maha Guru Ching Hai. Saya mengenal tentang mata ketiga sudah cukup lama tapi baru beberapa bulan belakangan ini belajar meditasi mata ketiga. Dan itu pun belajar lewat mailing list/ email dengan bung Leo di internet. Untuk itu saya mau menulis sedikit tentang mata ketiga ini yang dalam kepercayaan hindu dikenal dengan Ajna.

Apa yang saya ketik disini merupakan hasil dari bacaan dan diskusi di internet, sama sekali tidak perhubungan dengan supranatural, magic, perdukunan atau apalah, dan juga tidak ada hubungan dengan believe system baik agama atau kepercayaan apapun, semua murni hal yang dapat dijelaskan dengan logika. Karna mata ketiga tersebut adalah kelenjar pineal yang ada di tengah batok kepala kita. Kita? ya kita manusia.

Kelenjar Pineal ini mengeluarkan hormon melatonin yang sangat berkaitan dengan sistem tidur. Bagi mereka yang mengalami masalah tidur yang kronik seperti insomnia kemungkinan disebabkan ada masalah dengan hormon ini. Kelenjar ini ada di tengah batok kepala kita. tarik garis lurus ke tengah kepala dari antara dua alis dan puncak kepala, disitulah letak kelanjar pineal ini. Penemuan baru-baru ini menunjukkan bahwa mata fisik juga dapat memproduksi melatonin sehingga membuat peran kelenjar pineal semakin diabaikan. Akhirnya mata ketiga manusia terpendam di dalam otak dan ini membuat kelenjar pineal manusia semakin kurang penting.

Dalam teori evolusi kelenjar tersebut lambat laun menghilang untuk fungsi yang vital. Yang hebatnya kelenjar Pineal itu bisa melihat ke segala arah, walaupun letaknya di dalam batok kepala dan tidak menerima pantulan sinar. Sebernanya sudah ribuan tahun mata ketiga ini dikenal manusia (kelenjar pineal) sebagai penghubung tubuh manusia dengan alam pikiran yang lebih dalam atau sebuah jendela untuk memasuki dimensi lain. (Bisa dilihat dari legenda-legenda yang memperlihatkan gambar mata di antara dua alis kita) Namun karna perjalanan waktu hal ini telah memudar. Sekrang Ilmu pengetahuan mulai menaruh perhatian pada mata ketiga ini dalam upaya untuk memahami fungsi terpendam dari mata yang tersembunyi ini.


Ilmu pengetahuan mengungkapkan suatu fakta yang misterius yang belum pernah disebutkan sebelumnya. Terdapat suatu rahasia di dalam suatu jaringan sel-sel yang sangat kecil dan tersembunyi, namun masih dapat mengontrol proses metabolisme yang vital. Itu adalah sebuah mata yang tersembunyi, yaitu Mata Ke-tiga.

Jadi semacam mata yang mampu melihat hal-hal diluar dunia fisik kita. Dan makhluk yang mempunyai mata ini adalah manusia. Ilmu pengobatan modern telah menyatakan bahwa kelenjar yang terletak jauh di bagian dalam pusat otak ini terdiri dari sel-sel yang peka cahaya (photoreceptor cells). keistimewaan ini dapat menguraikan beberapa kemampuan terpendam yang ada pada masa-masa awal evolusi kita.

Pemahaman awal menjelaskan kelenjar ini mempunyai fungsi yang sama seperti mata, hanya saja keberadaannya yang secara aneh menjadi terdesak mundur sampai di bagian dalam tengkorak kepala. Yang mengejutkan adalah apabila sepasang mata ini dipindahkan, dan pada jalur anatomi di bagian depan dari kelenjar ini bila dihadapkan secara langsung ke cahaya, organ ini tetap dapat merespon serta memberikan rangsangan-rangsangan dengan cara yang sama seperti sepasang mata. Dan satu lagi hasil penelitian mengatakan bahwa meningkat aktivitas Pineal ini dapat dilakukan atau berkaitan dengan MEDITASI.

Kelenjar pineal ini bukanlah sesuatu yang baru. Mata ketiga sebenarnya telah mewakili cakra keenam (ajna), seperti dalam tradisi India kuno yang ada pada kitab Veda, jendela dari Brahma yang dikenal dalam agama Hindu, Mata Surga (Mata Ketiga) dalam istilah Tiongkok kuno, tempat istana Niwan seperti yang dikenal oleh pengikut Tao atau tempat bersemayamnya jiwa menurut Descartes. Trus dapatkah sel-sel kecil ini yang terletak pada pusat otak melihat dengan jelas tingkat-tingkat alam yang tidak dapat dijangkau oleh ilmu pengetahuan?

bersambung.....(setelah ini saya akan menulis meditasi mata ketiga)

Notes:
dalam meditasi dikenal 7 cakra dalam system tubuh manusia yaitu:

Muladhara. Base or Root Chakra (ovaries/prostate)
Swadhisthana. Sacral Chakra (last bone in spinal cord)
Manipura. Solar Plexus Chakra (navel area)
Anahata. Heart Chakra (heart area)
Vishuddha. Throat Chakra (throat and neck area)
Ajna. Brow or Third Eye Chakra (pineal gland or third eye)
Sahasrara. Crown Chakra (Top of the head; 'Soft spot' of a newborn)


(diambil dari berbagai sumber)

Leia Mais…

Monday, June 7, 2010

Sahabat (Diary bagian tiga)

Dulu ibuku pernah bilang "Kalo mau cari teman sejati itu waktu masih sekolah, kalo sudah bekerja tidak akan ada lagi sahabat sejati". Hmmmm...., mungkin ibuku benar.

Aku melihat lagi diary lamaku tentang seorang sahabat lama yang nomor telponnya barusan aku dapatkan lagi. Dia sahabatku seorang perempuan desa yang baik dan manis. Seorang teman yang sederhana, baik dan periang. Suaranya lembut selembut senyumannya. Dia sahabatku. Dia pacar temanku dulu.

Saat kamu tamat kuliah kamu mencari hidup ke jakarta dan aku masih kuliah karna aku mengambil S1 dan kamu D3. Sejak itu kita tidak bertemu lagi sampai aku menamatkan kuliah dan merantau juga ke jakarta. Dan kitapun janjian untuk bertemu. Masihkah kau ingat pertemuan terkahir kita? sekitar 10-12 tahun yg lalu mungkin, aku lupa tepatnya. Kita berjanji bertemu dia pasar Senen. Disebuah mall dan waktu itu aku menunggumu di pintu masuknya.

Dulu, kamu adalah wanita yang selalu penuh senyum, ada cahaya bahagia terpancar dari wajahmu. Kamu masih ingat..., saat aku kamu undang ke kampungmu dimana pada malam hari itu kamu dan keluargamu sedang *mengirik padi* di tengah sawah diterangi cahaya lampu dan gemercik hujan rintik-rintik. Aku masih ingat dan mencatatnya di catatan harianku waktu itu, karna begitu bahagianya wajah-wajah yang hadir pada malam itu, wajahmu, keluargamu, dan juga aku berserta teman-teman kita. Ikut tertular kebahagiaan itu. Aku masih ingat saat kita bersama tertawa ditemani teh panas dibawah tenda se-adanya dan gemercik padi-padi yang dipanen. Aku mencatatnya,



Ah,
Gemercik ranting2 padi yang digilas telapak kaki
Mereka orang2 desa yang bahagia Dibawah rintik hujan yang terhalang tenda
Menekuni hartanya yang bahagia

Aku duduk menatap malam dan gemercik ranting2 padi yang bertebaran

Meneguk segelas teh dan dingin malam
Sungguh terbecak kebahagian diwajah-wajah mereka
Tawa....

Canda....

Dan akupun ikut merasakanya Gemercik ranting2 padi yang bertebaran

Oh ya..., kau ingat setiap habis pulang kuliah kita suka jalan bersama-sama, nongkrong dikosanmu, kadang makan bersama, kadang bikin rujak, aku, teman-teman baik kita yang lain, dan juga cowokmu. walau kamu sering bertengkar dengan lelakimu tapi kamu selalu tersenyum pada sahabat-sahabatmu. Sepertinya persahabatan kita tidak akan mati. Kita semua.

Dan aku masih ingat kamu datang sedikit terlambat saat pertemuan terakhir kita itu, aku menantimu dipintu masuk sebuah mall di pasar senen jakarta. Saat itulah aku terkaget waktu melihat dirimu pertama kali, kamu begitu beda dengan kamu yang dulu waktu masih kuliah, gayamu, penampilanmu, cara berpakaianmu, dandananmu, sepatumu mengggunakan hak tinggi dan yang paling membuat aku kaget adalah tidak ada lagi sinar diwajahmu seperti dulu.

Ketulusan kita sebagai sahabat selama ini membawa kita kepertemuan kembali setelah sekian lama. Ada yang berubah dari dirimu, hampir semuanya, apakah kerasnya ibukota membuatmu berubah? Dan yang membuat aku kaget lagi ternyata kamu sudah menikah tanpa memberi tahu aku atau teman-teman kita dulu. Kamu mencoba tersenyum dan tertawa saat kita berpindah nongkrong disebuah cafe, saat kita bercerita ditemanin secangkir kopi, tapi aku tau tawamu dan senyummu dipaksakan, ada sesuatu didirimu, seperti ada beban dan derita, walau kamu menutupinya aku merasakanya.

Kita mengbrol tentang masa lalu kita, tentang teman-teman kita, tentang kelucuan kita pada masa-masa kuliah, kita tertawa kala itu, disebuah pojok di mall pasar senen. Sampai akhirnya kamu bilang padaku kalo kamu butuh uang, dan akupun meminjamkanya, dan aku tau kamu tidak ingin menceritakan kesedihanmu padaku waktu itu. Dan kitapun berpisah.

Itulah terakhir kita bertemu mungkin sekitar 10-12 tahun yang lalu atau lebih. Sejak itu kamu menghilang entah kemana, hilang lenyap seperti ditelan bumi. Satu-satunya nomor telpon yang aku punyapun tidak bisa menghubungimu. Nomormu sudah berubah. Kita putus kontak sampai beberapa hari yang lalu, seorang teman memberikan nomor telponmu padaku lewat facebook. Tapi aku masih belum menelponmu, ada keraguan menelponmu saat ini. entah apa.

persahabatan bagai kepompong
mengubah ulat menjadi kupu-kupu
persahabatan bagai kepompong

hal yang tak mudah berubah jadi indah
persahabatan bagai kepompong

maklumi teman hadapi perbedaan

persahabatan bagai kepompong
................

Kita adalah ulat yang sekarang sudah menjadi kupu-kupu yang terbang entah kemana, kemanapun kita mau.

Leia Mais…

Tuesday, June 1, 2010

Senja


Dia terlahir di kota senja. Kota yang memancarkan cahaya jingga kemerahan. Dia adalah senja. Terlahir dari ayah matahari dan ibu lautan. Dia muncul dikala senja. Diufuk barat saat cahayanya menyilaukan, membiaskan kuning perak waktu cahaya itu jatuh dirumpun padi pada sela-sela gedung kampusku. Namanyapun senja.

Senja. Dia membuat aku terpana, cahayanya menembus dada. Hatikupun luruh. Setiap petang setelah pulang kuliah, kukejar senja itu ke ujung cakrawala. Selalu ada lautan yang menghadang. Yang memisahkan jarak antara aku dan senja.

"Hai senja" aku menyapanya dibibir lautan nan bergelombang, karna kala itu angin kencang. Angin membelai wajahku. Serasa senja hadir disampingku.

Seringnya senja tidak menjawab sapaanku, seringnya senja hanya diam dan cuek kala kusapa. Seringnya senja tidak menerima ramahku. Senja hanya memancarkan cahayanya menembus ruang hatiku, walau kadang senja tertutup awan yang menghitam. Kala hujan turun dan lautan ikut bergelombang. Sesekali ada pelangi. Menambah warna pada kanvas senja.

Dan begitulah setiap harinya, setelah pulang kuliah, aku buru-buru mengejar senja. Duduk sambil melantukan nada-nada rindu. Menatap senja dari kejauhan. Merindukan senja sampai esok datang menjelang. Menunggunya berjam-jam hingga malam datang menyembunyikan senja. Bergumam dan menuliskan catatan-catatan tentang cahaya jingga, cahaya kuning, cahaya emas dan kadang tentang pelangi yang muncul diujung cakrawala bila ada hujan di ufuk senja.

“Aku mencintaimu senja”
“Itu tak mungkin, Aku terlahir dari matahari, aku akan membakarmu"
"Aku sudah terbakar, apakah ada yang salah dengan itu?"
"tidak..., tapi..., tapi.."
"tapi apa senja"

Senja pun diam lagi, karna malam sudah menyembunyikan sinarnya. Dan begitulah, aku masih duduk sendiri menatap ke ujung cakrawala. kadang ditemani secangkir kopi kadang ditemani sebatang rokok dan juga bersama angin.

Leia Mais…

Monday, May 24, 2010

Cakrawala abu-abu


Sore itu cakrawala abu-abu, jingga tidak membakar langit. Tak ada senyummu dilangit yang hampir kelam. Langit serasa padam seperti senyummu yang juga menghilang. Terbawa cuaca yang abu-abu, bercampur hujan gerimis tipis.

Sampai ke tepian, hanya angin yang berubah arah. Menyambar dedaunan dipingir jalan. Bermain bersama ranting patah dan debu yang basah. Mungkin ia berusaha menebas harapan diantara langit yang abu-abu. Menyingkirkan debu untuk jalan yang tidak disinari senja.

Atau hanya memberi sedikit suara desah yang selalu membawamu datang kemudian pergi sekehendak hati, menjauh dan mendekat seperti angin yang mempermainkan ranting kering, debu yang basah dan dedauan yang berputar mengelilingi kita. Tertiup dan jatuh ketanah.

Mungkin kau masih ingat bebera bait cerita yang menggantung. Tentang senja yang keburu dijemput malam. Tentang jejak-jejak ditanah yang basah. Langit yang abu-abu, masih menjaga jejak itu atau sampai kemarau akan menghapusnya?

Leia Mais…

Thursday, May 20, 2010

Tidak ada yang menarik

Apa yang bisa kuceritakan padamu tentang diriku? Tak ada yang menarik temanku, mungkin kamu tidak percaya bahwa tidak ada yang menarik pada diriku untuk kamu ketahui. Mungkin hanya sebuah cerita tentang bangun pagi, berangkat kantor pulang kerja dan sekali-sekali pergi ke gym untuk berolah raga. Ah tidak mungkin, semua orang punya hal-hal spesial dalam hidupnya, begitu katamu.

Temanku, kalau aku malas menceritakan tentang diriku mungkin itu hanya karna benar saja tidak ada hal menarik yang bisa diceritakan. Mungkin aku hanya seorang nerd dengan kacamata dan seorang introvert yang tidak peduli dengan sekitar. Mungkin aku hanya seorang aneh yang hanya bisa berteman di dunia maya, didunia blog, didunia milis, didunia FB, didunia plurk serta didunia lain yang ngk jelas entah ada atau tidak dunia itu. Lalu di dunia nyata? Tidak ada yang menarik tentang diriku teman.

Kecuali jika aku ikut bermain kesebelah ruang kerjaku, atau ke sebelah tetangga rumahku, ikut menyapa orang-orang disekitarku. menanyakan pada mereka tentang cerita-cerita gosip sinetron yang lagi hangat saat ini, yang sering mereka teriak-teriakan setiap sorenya ketika aku pulang kantor. Ikut bergosip ria dengan ibu-ibu pkk, ikut main gaple dengan bapak-bapak di pos ronde. ikut kerja bakti setiap minggunya. Tidak teman, aku tidak dari golongan itu, aku mungkin hanya seorang introvert yang berteman di dunia maya yang melemparkan kata-kata dan bersembunyi dibelakang laptopku. Maafkan aku teman, tidak ada yang menarik untuk diceritakan padamu.

Hari ini aku, menulis lagi didepan laptop kantor yang sudah tua berkerak, diatas meja bambu di ruangan IT yang berdebu karna seringnya meja ini tidak di lap mengunakan kain basah serta banyaknya binatang kecil yang mengerat bambu-bambu di ruang IT ini. Aku menulis lagi karna kurangya suplei kerjaan akhir-akhir ini yang membuat semakin tidak ada hal menarik untuk diceritakan padamu kawan.

Kitting

Leia Mais…

Wednesday, May 19, 2010

LOA


Lagi-lagi sepi kerjaan di kantor, jadi saya mencoba menulis saja, walau lagi sumpek ide. Jadi saya coba saja dengan tersenyum terlebih dahulu kalo bisa juga tertawa. Mungkin anda mau ikut tersenyum bersama saya? ngak mau juga nggak apa-apa. Terserah anda saja, lagian anda nggak diizinkan komentar di blog saya (baca yg disamping) Mungkin dengan memulai sebuah senyum saya tau apa yang mesti saya tulis.

Hmmmmm.....
Yup... Saya lagi berfikir tentang LOA (law of attraction) sebuah hukum universal yang sempat heboh beberapa tahun yang lalu dalam buku dan juga CD The Secret. Kenapa baru sekarang saya menulisnya? Tidak tau juga mungkin karna saya menemukan pertayaan-pertanyaan tentang hukum semesta ini yang tak terjawab di kepala saya. Mungkin saya masuk kategori manusia yang selalu mempertanyakan apa saja.

Satu hal yang sulit saya pahami dari The secret sejak saya membacanya mungkin 4 tahun yang lalu adalah pengaruh hormon terhadap diri kita, bagaimana seseorang bisa berbahagia, dalam kondisi tidak bersedih, dalam kondisi positif, sementara hormon di tubuhnya yang membuat dia tidak bahagia, selalu marah, sedih, atau bisa saja penyakit seperti darah tinggi, kolesterol, kanker, dan sebagainya. Sifat manusia itu dipengaruhi oleh hormon. Makanya di beberapa negara wanita yang dalam keadaan PMS melakukan kejahatan bisa dibebaskan atau dihukum ringan, karna hormonlah yang mempengaruhinya utk berbuat jahat. Juga, masalah IQ, EQ dan sifat manusia itu sendiri, seperti contoh waktu saya ajarkan The secret pada pembantu saya sampai sepuluh kali pun dia tak akan mengerti karena kadar berfikir otaknya memang tidak bisa sampai ke tahap itu. Kecuali ketika saya kasi tau tentang gosip sinetron saat ini otaknya langsung mencerna.

Mungkin bagi yang belum tau LOA lebih baik membeli buku The secret ditoko buku. Saya akan jelaskan sedikit apa LOA itu. Loa itu semacam hukum yang menarik apa yang ada dipikiran anda, kalo pikiran anda buruk maka hal-hal buruk akan datang ke kehidupan anda, tapi jika anda berfikir postif dan baik, maka hal-hal baik akan datang ke kehidupan anda. Hukum ini pasti bukan mengada-ada. Dan sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Makanya dirahasiakan. Ketika pikiran kita selalu tertuju pada kekayaan maka kekayaan akan datang pada kita. Tapi kunci dari LOA ini sebenarnya adalah kebahagian, anda harus bahagia terlebih dahulu baru bisa mendapakan keinginan-keinganan dan kekayaan-kekayaan tersebut, bukan anda kaya dulu baru bahagia. Pikiran yang baik datang dari jiwa yang bahagia, makanya banyak orang yang gagal menerapkan The secret walau sudah membacanya beratus ratus kali, mungkin juga saya.

Saya bukanya tidak percaya dengan LOA, saya percaya seratus persen dengan LOA, tapi kadang keinginan negatif itu datang dari pengaruh kejiwaan juga yang sulit di halangi. Pengaruh pisik, IQ dan hormon seseorang. Manusia itu sangat komplek dan unik, jadi saya kadang memikir konsep-konsep LOA ini hanya bisa ditujukan pada orang-orang tertentu saja. yang tidak ada masalah dengan hal-hal diatas.

Pertanyaan-pertanyaan ini pernah saya ajukan pada ahli LOA, tapi email saya belum dibalas.

Kitting

Leia Mais…

Monday, May 17, 2010

Cowok ganteng vs cowok jelek

( gw jarang posting tulisan yang bukan tulisan sendiri kecuali tulisan kakak gw, tapi kali ini gw posting tulisan yg di ambil dari kabarinews karena lelucon ini banyak menyingung gw yang terlahir sebagai cowok jelek hahahahahhahhaha hanya intermezzo doang)
-----

Kalau cowok ganteng single
Cewek bilang : pasti dia perfeksionis
Kalau cowok jelek single
Cewek bilang : pantes lah, gak laku!

Kalau cowok ganteng bergaya gaul
Cewek bilang : Funky abis…
Kalau cowok jelek bergaya gaul
Cewek bilang : Ih norak..!

Kalau cowok ganteng pendiam
Cewek bilang : Cool banget sih…
Kalau cowok jelek pendiam
Cewek bilang : Ih kuper..!

Kalau cowok ganteng dapat cewek cantik
Cewek bilang : Serasi banget…
Kalau cowok jelek dapet cewek cantik
Cewek bilang : Pasti pake dukun.!

Kalau cowok ganteng penyayang binatang
Cewek bilang: Perasaannya halus...penuh cinta kasih
Kalau cowok jelek penyayang binatang
Cewek bilang: Sesama keluarga emang harus saling menyayangi...

Kalau cowok ganteng jadi atasan
Cewek bilang: Cocok..tampangnya aja intelek
Kalo cowok jelek jadi atasan
Cewek bilang: Enggak pantes, muka jongos...

Kalau cowok ganteng jago main gitar
Cewek Bilang: Most talented boy..
Kalo Cowok Jelek jago main gitar
Cewek Bilang: Pasti tukang ngamen..

Kalau cowok ganteng jadi biker
Cewek Bilang: Kaya Valentino Rossi ya..
Kalau Cowok Jelek jadi biker
Cewek Bilang: Pasti sekalian ngojek..

Kalau cowok ganteng gondrong
Cewek Bilang: Macho..Rocker Style!
Kalau Cowok Jelek gondrong
Cewek Bilang: Buat nutupin muka..

Kalau cowok ganteng bodynya berotot
Cewek Bilang: Wiii gila, sixpack!...seksi bo!
Kalau Cowok Jelek bodynya berotot
Cewek Bilang: Biar orang enggak merhatiin tampangnya, tuh..

Kalau cowok ganteng bawa BMW
Cewek Bilang: Matching...keren luar dalem
Kalau Cowok Jelek bawa BMW
Cewek Bilang: Punya majikan ya...

Kalau cowok ganteng ngaku Indo campuran
Cewek Bilang: Emang mirip-mirip bule sih..
Kalau Cowok Jelek ngaku Indo campuran
Cewek Bilang: Campuran bemo sama becak, kali.

Leia Mais…

Wednesday, May 5, 2010

Menulis Membahagiakan


(Ini tulisan kakak-ku di Blog-nya: http://putirenobaiak.wordpress.com/ )

Oleh: puti reno baiak

SEJAK kecil aku dibiasakan orangtua membaca. Ibu dan papaku yang keduanya guru selalu membawakan buku-buku, buku apa saja, ilmu pengetahuan, sastra, seni, dan sebagainya.

Jadilah aku dan adik-adik pecandu buku. Kerakusanku membaca tak terpuaskan hanya dengan buku-buku yang dipinjamkan orangtua. Kami bertiga, aku dan dua adikku, sering menyisihkan uang jajan untuk membeli majalah anak-anak atau komik bersama. Waktu itu yang populer adalah majalah Ananda dan Bobo, serta buku-buku serial dongeng Hans Christian Andersen.

Selain dari perpustakaan sekolah, hobi membaca juga kami salurkan lewat taman bacaan; menyewa beragam buku, mulai dari komik, majalah, novel, dan sebagainya. Aku suka cerita-cerita yang ditulis Makmur Hendrik, Asmaraman S. Kho Ping Hoo, Serial Tintin, Lima Sekawan, dan Trio Detektif.

Yang paling kusukai cerita petualangan dan fiksi ilmiah. Juga suka puisi. Sejak kelas 5 SD mulai menulis puisi. Kegilaanku tersebut berlanjut terus sampai di SMP dan SMA. Aku mulai membaca tulisan-tulisan yang serius, karya-karya klasik. Rajin ke Pustaka Kotamadya —waktu itu aku tinggal di Padang Panjang, Sumatera Barat. Saat SMA, menggilai puisi Chairil Anwar, Sutardji Calzoum Bachri, dan Rendra. Aku membaca hampir semua novel Indonesia populer saat itu, Maria A. Sardjono, Marga T., Motinggo Busye, dan lain-lain. Juga, cerita picisan.

Seiring bacaan, aku juga selalu menulis setiap hari. Menuliskan yang terasa di hati dan pikiran; di kertas sobekan, di diari, atau di buku pelajaran. Kalau sudah asyik menulis di kamar, aku bisa lupa diri. Biasanya ditemani musik.

Aku menulis mimpi. Menulis lara. Bahagiaku. Menulis menimbulkan semacam rasa “addict” dan gairah hidup. Kata sahabatku Anti, “Kaya orang gila lu!” Kemudian kusadari, kesukaanku menulis dirangsang oleh kesukaan membaca.

Bagiku menulis adalah obat mujarab untuk melepaskan stres. Jika ada masalah, mengambil pena dan melepaskan ‘racun’ dibenak pelan-pelan ke buku. Bukan itu saja, kadang benakku punya pikiran-pikiran ‘aneh’, pendapat-pendapat yang tak ingin kukatakan pada orang lain, caranya ya menuliskannya.

Oh ya, aku tak pernah berpikir menjadi penulis, entahlah mengapa. Bahkan sewaktu adik sepupuku Emil yang sama-sama hobi menulis denganku memintaku mengirim tulisan ke koran, aku tidak berminat. Sedang dia sudah mulai menulis di koran-koran lokal di kota Padang.

Yang ada di kepalaku hanyalah petualangan dan petualangan. Aku memang seorang pengkhayal. Mungkin karena aku terlalu banyak membaca tentang petualangan, aku memilih jurusan Arkeologi di Universitas Indonesia. Alangkah menyenangkan keliling dunia menjadi Arkeolog, lalu menulis catatan perjalanan seperti Karl May. Sayang aku tidak lulus pada pilihan kedua, Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Sastra Universitas Andalas, Padang.

Selama sekolah dan kuliah, selalu mendapat nilai tertinggi untuk mengarang. Masih kuingat di kuliahan dulu, temanku yang lulus cum laude, selalu penasaran, dia tak pernah bisa mengalahkanku dalam kuliah composition dan semacamnya yang ada karang-mengarangnya. Hehe…fantasiku di lawan! Sewaktu sudah tamat, aku nyambi jadi ‘pembimbing gadungan’ beberapa teman yang belum lulus untuk mengkoreksi skripsi mereka sebelum ke pembimbing yang sebenarnya.

Anehnya aku masih tak berpikir ingin menjadi penulis. Tidak mengirim karya-karyaku, walau kemudian saat sudah mulai bekerja di beberapa perusahaan profit, aku mulai ingin punya buku atau karya tulis yang diterbitkan.

Kenyataannya, walau bukan penulis profesional apalagi terkenal, selama ini aku telah hidup dari menulis. Saat SMA aku dipercaya mengajar ekstrakurikuler Pelajaran Bahasa Inggris di kelasku karena aku menuliskan materi pelajaran yang mudah kepada teman-teman sendiri. Mereka lebih mudah memahami daripada belajar dari guru. Aku menulis pelajaran les sederhana untuk mengajar les privat anak-anak SMP, SMA dan untuk beberapa pejabat saat kuliah.

Sayangnya aku tak membukukan materi tersebut dengan baik. Sekarang tak tahu dimana berkasnya, yang sempat aku bawa ke Aceh hilang sudah ditelan tsunami, walau aku yakin aku masih bisa menulis ulang suatu waktu nanti sebab dia tersimpan di memori pemberianNya yang sangat berharga.

Di pekerjaan sejak dulu sampai sekarang aku juga hidup dari menulis, mulai dari menulis konsep surat, kontrak kerja, perjanjian, klaim proyek, laporan dan bermacam tulis menulis lainnya dalam Bahasa Indonesia dan Inggris. Dengan menulis aku mendapat kemudahan di kantor.

Jika ada masalah pekerjaan atau ingin naik gaji, aku menulis surat kepada atasan dengan pertimbangan-pertimbangan yang logis, lebih berhasil daripada bicara lisan. Ketika banyak orang di kantor mengeluh sulitnya menulis laporan dalam dua bahasa, bagiku enteng saja.

Insya Allah, bagiku menulis tidak sulit. Bekerja di organisasi konservasi saat ini aku menulis news letter, brosur, poster, fact sheet, iklan, kampanye, laporan, buku cerita konservasi untuk anak-anak, juga bahan-bahan untuk pendidikan konservasi, bahan pelajaran Bahasa Inggris untuk anak SD dan timku (pawang dan polisi hutan).

Yang utama sampai sekarang, aku menulis lebih untuk keseimbangan jiwa raga; menulis membahagiakan, memudahkan hidup. Walau ada keinginan untuk menjadi penulis yang karyanya diterbitkan, tapi tak menekan, aku santai saja. Aku masih menulis di beberapa blogku. Yang belum kesampaian adalah obsesi untuk menulis novel.

Akhirnya, menulis menyehatkan pikiran, membuncah rasa, mengilangkan kerak-kerak cancer di otak, dan membuai kebahagiaan. Semoga.

Leia Mais…